Rumah Sakit Ibu dan Anak - Lombok Dua Dua

Siapkah Bayi Saya?

Tidur tengkurap
Sejak tahun 1992, ketika American Academy of Pediatrics (AAP) pertama kali merekomendasikan untuk menelentangkan bayi ketika tidur, angka Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) tahunan menurun hingga 50%. Namun, begitu tubuh atas bayi Anda cukup kuat untuk sering berguling-guling, kira-kira usia 5 bulan, ia pasti punya kekuatan untuk menghindar dari bahaya sesak napas, serta risiko SIDS juga menurun. Risiko terbesar terserang SIDS adalah 6 bulan pertama.

Pakai selimut dalam boks
AAP pernah memberikan pernyataan resmi  untuk menghindarkan pemberian selimut (berpotensi untuk menyebabkan sesak napas) sampai bayi Anda berusia setahun. Tapi, beberapa dokter anak oke-oke saja untuk urusan yang satu ini, khususnya untuk bayi usia 6 bulan. “Selimut kecil dan seukuran boks bayi boleh digunakan untuk bayi yang sudah bisa mengangkat kepala dan mendorong selimut itu atau merangkak dari dalam selimut,” tutur Jennifer Roche, M.D., dokter anak yang berpraktek dalam grup swasta di Amherst, Massachusetts.

Melepas bantalan pada kisi-kisi boks
Biar aman, sebaiknya hindari bantalan yang besar dan berbulu halus, serta ingatlah untuk mengikat bantalan pada kisi-kisi boks sekencang mungkin. Juga, pastikan tidak ada celah di antaranya, sehingga kepala bayi tidak akan tersangkut di antara bantalan dan kisi-kisi boks. Menurut beberapa dokter, Anda harus segera mencopot bantalan boks begitu si kecil sudah bisa duduk, sekitar umur 6 bulan. Namun yang pasti, jangan ditunda sampai bayi berusia lebih dari 9 bulan. Bukan apa-apa, umumnya ia sudah bisa mengangkat tubuhnya ke posisi berdiri. Meski belum tentu terjadi, bayi Anda bisa saja menggunakan bantalan tadi sebagai ‘pijakan’ dan meluncurlah ia ke luar boks.

Tidur dengan mainan dalam boks
Sementara AAP tidak merekomendasikan bayi tidur dengan mainan empuk hingga usia satu tahun, Ari Brown, M.D., penulis Baby 411 mengatakan, tidak apa-apa kalau si kecil sudah berumur 6 bulan, dengan syarat, mainan empuk itu musti tidak lebih besar dari ukuran kepalanya, serta tidak punya mata yang bisa dicopot-copot atau kancing. Bayi juga harus sudah piawai berguling-guling dan bergerak ke sana-sini.
Anda harus mencopot mainan yang bisa bergerak dari boks begitu si kecil berumur 6 bulan. Mainan yang digantung boleh-boleh saja asal tidak terdiri dari bagian-bagian kecil yang bisa bikin tersedak. Pertimbangkan apakah bayi Anda bisa tahan untuk tidak iseng-iseng meraihnya. Karena bayi paling senang mengunyah buku yang terbuat dari karton tebal, para dokter merekomendasikan hanya memberinya buku dari kain dalam boks setelah ia menginjak setahun.

Duduk di car seat
Anak harus tetap duduk menghadap ke belakang sampai berat badannya minimal 10 kg, dan berusia satu tahun. Bepergian dalam posisi menghadap ke belakang akan jauh lebih aman. Begitu Anda duduk menghadap ke depan, kemungkinan untuk mengalami hentakan kepala yang tiba-tiba dari depan ke belakang dalam mobil akibat ditabrak dari belakang semakin besar.

Berenang
Enam bulan adalah usia paling pas untuk membawa bayi ‘berenang’ dalam lengan Anda. Mengapa harus menunggu selama itu? Bayi yang lebih kecil akan kedinginan dalam air. Pada umur 6 bulan, kemampuan bayi untuk mengatur suhu tubuh sudah berkembang. Tidak peduli di manapun Anda berenang, pastikan ia tidak menelan air.

Ke taman bermain
Kapan si kecil boleh main perosotan dan ayunan? Ukuran dari alat bermain itu sangat penting, begitu pula kemampuan motorik bayi Anda. Begitu ia sudah bisa duduk sendiri –biasanya usia 6 bulan – mungkin saja ia akan menikmati saat berayun-ayun pelan dalam ayunan khusus (bucket swing). Bila anak Anda pemanjat dan pejalan sejati, ia bisa saja main perosotan kecil sendirian pada umur 18 bulan.

Leave a Reply

*
Back to Top
Back to Previous Page